cool hit counter

PDM Kota Magelang - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kota Magelang
.: Home > Berita > Demi Generasi Emas, Kompetensi Guru Ditingkatkan

Homepage

Demi Generasi Emas, Kompetensi Guru Ditingkatkan

Kamis, 07-03-2019
Dibaca: 68

 

Demi Generasi Emas, Kompetensi Guru Ditingkatkan

 

 

 

MAGELANG – Seiring perkembangan zaman yang semakin cepat, guru SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah terus diasah. Dalam peningkatan kapasitas yang mengambil tema “Model Pembelajaran Asyik Menyenangkan” di Laboratorium IPA SMP Mutual, Rabu (6/3/2019) menghadirkan instruktur nasional K-13, Denik Isrowati, M.SI.

Kepala SMP Mutual Wasiun mengatakan pendidikan merupakan unsur vital dalam kehidupan. Saat ini, dunia pendidikan tidak bisa mengelak dari banjir kemajuan yang telah melanda dunia pendidikan.

“Dunia pendidikan tidak hanya berjalan pesat, namun telah berlari terus mengejar perkembangan zaman. Guru sebagai tenaga pendidik harus terus update dan tidak boleh ketinggalan dengan derasnya kemajuan yang siap menggeser mereka yang tidak siap untuk maju,” kata alumnus UM Magelang ini.

Ditandaskan, pria asal Temanggung ini, guru bukan hanya sebagai tenaga pengajar, namun sejatinya mereka sedang menyiapkan masa depan peradaban yang terus bergerak dengan penuh tantangan. Salah satu tantangan guru saat ini adalah mengemas suatu pembelajaran menjadi ruang pendidikan yang menarik, asyik dan menyenangkan.

“Karena itu, guru tidak boleh berhenti untuk belajar dan mengupdate kompetensinya,” tandasnya.

Kegiatan pelatihan yang diikuti 24 guru SMP Mutual ini merupakan program dari tim penjamin mutu SMP Mutual untuk terus mengupdate kwalitas guru agar suasana pembelajaran terus berjalan dengan menyenangkan.

“Sehingga memberikan efek pada anak untuk menikmati pembelajaran secara happy,” akunya.

Ditegaskan, SMP Mutual yang memiliki tagline unggul, Islami, dan Berkemajuan terus berikhtiar menjadi pelayan pendidikan yang paripuna.

“Kami ingin menyiapkan generasi emas,” singkatnya.

Dalam kesempatan itu Denik menyatakan guru yang hebat adalah mereka yang terus belajar, berliterasi dan mengimplementasikannya.

“Cuma butuh satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Cari buku itu. Mari jatuh cinta,” katanya mengutip dari Najwa Shihab.


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: berita



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website